Kemesraan Warga Nahdliyin Mesir di Momen Buka Bersama LPNU Mesir

Di bawah naungan Tanfidziyah PCINU Mesir, Lajnah Perekonomian Nahdatul Ulama (LPNU) Mesir mengadakan acara silaturahmi dan buka bersama bagi seluruh warga nahdliyin di Mesir, Kamis, 7 Juni 2018, di Waroeng 22.

Acara yang berlangsung di Waroeng 22 ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara warga nahdliyin yang mungkin dua bulan terakhir ini jarang bertegur sapa dikarenakan sibuknya Masisir dengan ujian. Oleh karenanya, kami mencoba mencari waktu supaya bisa berbuka puasa bersama, ujar manajer Waroeng 22, Mas Imam Hendriyadi atau yang biasa dipanggil Mas John. Harapan beliau yakni meng-upgrade hubungan yang baik selama ini antara warga nahdliyin.

Waroeng 22 ini adalah satu Badan Usaha yang berada di bawah naungan Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Mesir yang merupakan bagian dari lembaga PCINU Mesir sebagai organisasi induk. LPNU Mesir ini menjadi sumber utama pendanaan PCINU Mesir di dalam mengadakan seluruh kegiatan keorganisasiannya.

Sekitar seratus lebih warga Nahdliyin yang mayoritasnya mahasiswa baru menghadiri acara silaturahmi dan buka bersama di rumah makan tersebut. Menjelang Maghrib, kesibukan para pegawai warung ini sangat terasa, di saat mereka bergegas menyiapkan minuman teh dan es buah ditambah semangka sebagai ta’jil. Setelah itu, para warga Nahdliyin diminta untuk antri mengambil makanan yang telah disajikan secara prasmanan. Dan menu utama kali ini adalah batagor.

Konsep buka bersama ini berjalan cukup lancar dengan menu yang tidak biasa dan penataan ruangan yang rapi. Seperti pendapat dari salahsatu anggota PCINU angkatan 2017, “Ini tahun pertama kali kita bukber dengan NU. Dari segi makanannya enak, kalau kita gak suka bisa pilih. Untuk tempat putri juga dipisah jadi kita bisa nikmatin enak, dan bareng-bareng dengan senior dan adek kelas jadinya rame.”

Selain itu, berlangsungnya acara tersebut membuat para warga nahdliyin mengenal satu sama lain sebagai warga NU Mesir.

Setelah acara buka bersama usai, dilanjut dengan shalat maghrib berjamaah di tempat yang telah disediakan pegawai rumah makan. Kemudian para nahdliyin saling berpamitan kembali ke kediaman mereka masing-masing.

“Untuk PCINU Mesir kedepannya semoga tambah maju dan bisa merangkul lebih banyak anggota yang ada disini,” tambah salah satu warga NU Mesir.[Kk]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *