Numesir
  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Ubuddiyah
  • Sejarah
    • Kajian
      • Kajian Lakpesdam
    • Tokoh
    • Terjemah
    • Resensi
No Result
View All Result
NU Mesir
  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Ubuddiyah
  • Sejarah
    • Kajian
      • Kajian Lakpesdam
    • Tokoh
    • Terjemah
    • Resensi
No Result
View All Result
NU Mesir
No Result
View All Result
Home Profil

Fragmen-Fragmen Fikih Peradaban; Kumpulan Esai Sayembara Menyambut Satu Abad NU dan KONFERCAB XII PCINU Mesir

numesir by numesir
27 December 2022
in Profil
0
0
SHARES
153
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

“Fragmen-Fragmen Fikih Peradaban” adalah bunga rampai esai sayembara se-Timur Tengah yang diadakan oleh Lakpesdam PCINU Mesir. Buku ini memuat 12 karya pilihan yang dinilai layak untuk diterbitkan dan disebarluaskan. Buku ini adalah kumpulan abstraksi Fikih Peradaban yang diolah-tuliskan oleh mahasiswa-mahasiswa Timur Tengah. Karya-karya dalam buku ini bukan saja menggariskan batasan ‘apakah itu Fikih Peradaban’, melainkan juga memuat polemik dan pemikiran provokatif yang mengendap dalam benak mahasiswa Timur Tengah terkini.

Dalam tiga karya terbaik, polemik-polemik tampak cukup jelas. Karya Ikrom Mausuli “Menuju Fikih Advokasi HAM” menawarkan dekonstruksi fikih sebagai langkah konkrit yang dapat diperankan oleh Fikih Peradaban; menyingkirkan kemapanan paradigma kaum Muslim tentang fikih dan hukum Islam yang kini stagnan dan impoten memberikan sumbangsih nyata pada persoalan HAM. Ahmad Faishol Abimanyu dalam “Fikih Minoritas dalam Fikih Peradaban dan Kesetaraan dalam Demokrasi” melakukan pembacaan ulang atas istilah ‘minor’ dan menawarkan provokasi pemikiran mengenai kesetaraan radikal untuk menjadi landasan pergerakan kaum minor; sebuah ‘pekerjaan rumah’ yang perlu digarap oleh Fikih Peradaban jika memang ingin menyembuhkan demokrasi Indonesia yang pesakitan, hubungannya dengan konsepsi minor/mayor. Karya Muhammad Fazal Himam, “Reaktualisasi Ahlusunah Grand Imam al-Azhar sebagai Pondasi Fikih Peradaban” adalah upaya pelacakan arkeologis dalam memaknai kembali ‘ahlusunah’, pelacakan yang bergerak retrospektif menggali teks-teks lama dan memperhadapkan teks satu dengan yang lain. Upaya itu dipungkasi dengan reaktualisasi ahlusunah ala Grand Syekh Ahmad al-Thayyib dan menjadikannya landasan dialog ide bagi Fikih Peradaban, baik di tubuh NU maupun di luar.

“Fragmen-Fragmen Fikih Peradaban” menjadi markah kepedulian mahasiswa Indonesia yang sedang menimba ilmu di Timur Tengah akan tanah airnya. Bahwa mereka selalu menggelisahkan dan ikut mencari solusi atas permasalahan-permasalahan fundamental yang terjadi di Indonesia [Fachim, dalam Introduksi buku ini]. Semoga buku ini bisa menjadi persembahan yang memadai untuk wacana Fikih Peradaban yang sedang bergulir di Indonesia.

Selamat membaca!

Silahkan klik untuk mengunggah buku

https://linktr.ee/lakpesdam

Tags: FikihFikih Peradaban
ShareTweetSend
numesir

numesir

Akun tim redaksi numesir.net 2022-2024. Dikelola oleh Divisi Website Lembaga Ta’lif wa Nasyr (LTN) PCINU Mesir.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Muktamar Menes 1938: Tonggak Awal Emansipasi Perempuan Nahdliyin (1)

Muktamar Menes 1938: Tonggak Awal Emansipasi Perempuan Nahdliyin (1)

26 August 2026
Krisis Identitas di Era Kemerdekaan

Krisis Identitas di Era Kemerdekaan

18 August 2024
Kalam Tuhan dan Ayat-ayat-Nya di dalam al-Quran

Al-Ghazali dan Tasawuf Masa Kini

7 March 2020
Hasil Bahtsul Masail Kubro dengan Tema Childfree dan Remisi Narapidana Korupsi

Hasil Bahtsul Masail Kubro dengan Tema Childfree dan Remisi Narapidana Korupsi

18 November 2021

Deradikalisasi Ekstrimis dan Kamuflase Sekularis

18 October 2018
Syekh Ibrahim Al-Houdhoud Dalam Acara Maulid dan Haul Ulama Nusantara PCINU Mesir

Gandeng MDS-Fordaf, PCINU Mesir Gelar Maulid Nabi Bersama Mantan Rektor Al-Azhar

7 September 2026
Muktamar Menes 1938: Tonggak Awal Emansipasi Perempuan Nahdliyin (1)

Muktamar Menes 1938: Tonggak Awal Emansipasi Perempuan Nahdliyin (1)

26 August 2026

Sebagai Bentuk Kepedulian, PCINU Mesir Gelar Istigasah Kubra untuk Sumatera

10 December 2025
NU Care-Lazisnu Kirim Tiga Kontainer Bantuan Kemanusiaan ke Perbatasan Gaza

NU Care-Lazisnu Kirim Tiga Kontainer Bantuan Kemanusiaan ke Perbatasan Gaza

10 December 2025
Menyambangi Nahdliyyin Mesir, Gus Ulil Tekankan Pentingnya Sebuah Peradaban

Menyambangi Nahdliyyin Mesir, Gus Ulil Tekankan Pentingnya Sebuah Peradaban

25 September 2025

Numesri.net putih

Tentang Kami | Kontak | Redaksi | Kirim Tulisan

Ikuti juga sosial media kami

  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Sejarah
  • Kajian
  • Tokoh
  • Ubuddiyah
  • Terjemah