Mengawali kegiatan usai pelantikan pengurus, Lembaga Dakwah (LD) PCINU Mesir menggelar doa bersama pada Ahad (8/8) dalam rangka penutupan akhir tahun 1442 Hijriah serta menyambut awal tahun 1443 Hijriah.
Dimulai dengan pembacaan selawat nabi oleh tim Hadrah Marhalah Aksara dengan penuh semangat dan kegembiraan. Para hadirin turut bersama-sama melantunkan selawat yang digaungkan.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alquran serta sambutan dari Ketua Acara, Naelul Authon, dan Wakil Katib Syuriah, K.H. Faiz Husaini, M.M. yang menjelaskan tentang Nahdlatul Ulama (NU) dan pentingnya ber-NU.
Acara yang digelar di Sekretariat PCINU Mesir tersebut, dihadiri oleh Syekh Mahmud Abidin, imam dan khatib di Masjid Nurul Iman, serta Syekh Zakariya Muhammad Marzuq, mantan imam masjid Al-Azhar sekaligus mustasyar PCINU Mesir. Para nahdliyin di Kairo juga turut memenuhi sekretariat yang baru saja diresmikan oleh Rais Am PBNU beberapa hari yang lalu itu.
Sebagai acara inti, doa akhir tahun dipimpin langsung oleh Syekh Mahmud Abidin. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan tentang betapa pentingnya memanfaatkan waktu-waktu keberkahan, seperti halnya akhir tahun.
“Akhir tahun seperti ini adalah waktu yang berkah. Kita harus mengisinya dengan kegiatan yang baik, seperti doa bersama, lebih-lebih kegiatan ini dilakukan di sekretariat PCINU Mesir yang biasa dipakai untuk kegiatan keilmuan, yang letaknya berada di dekat al-Azhar dan Makam Imam Husein RA. Sehingga kegiatan tersebut mengumpulkan dua keberkahan; waktu yang berkah, dan tempat yang berkah,” jelas syekh paruh baya tersebut.
Usai pembacaan doa akhir tahun yang dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah, acara disambung dengan doa awal tahun oleh Syekh Zakariya Marzuq. Tak lupa juga beliau ikut memberikan wejangan dan nasihat yang penuh manfaat kepada para hadirin.
Acara yang dimulai sejak pukul lima hingga delapan sore tersebut berlangsung khidmat dan diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah.











