Numesir
  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Ubuddiyah
  • Sejarah
    • Kajian
      • Kajian Lakpesdam
    • Tokoh
    • Terjemah
    • Resensi
No Result
View All Result
NU Mesir
  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Ubuddiyah
  • Sejarah
    • Kajian
      • Kajian Lakpesdam
    • Tokoh
    • Terjemah
    • Resensi
No Result
View All Result
NU Mesir
No Result
View All Result
Home Warta

Wajah Baru Opaba NU 2022

numesir by numesir
4 March 2022
in Warta
0
0
SHARES
200
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

KAIRO, BEDUG—Opaba PCINU Mesir 2022 hadir dengan wajah baru. Opaba tahun ini terintegrasi dengan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Latihan Kader Dasar (LKD). Program kaderisasi ini berada di bawah tanggung jawab dua badan otonom NU, yaitu Ansor dan Fatayat, berbeda dengan sebelumnya yang dinaungi Lembaga Kaderisasi NU.

Mengingat, esensi materi Opaba, PKD dan LKD yang sama, yaitu ke-NU-an dan ke-Aswaja-an, maka terpadunya tiga program kaderisasi tersebut dinilai sangat efektif. “Formula ini diupayakan agar tidak terjadi tumpang tindih dan tahshilul hashil dalam sistem kaderisasi. Jadi, untuk bergabung menjadi anggota Ansor atau Fatayat, cukup melalui satu pintu saja, yaitu Opaba,” tegas Ketua Tanfiziyah PCINU Mesir, Ahmad Rikza Aufarul Umam.

Melalui kaderisasi yang terpadu ini, secara langsung peserta Opaba akan menjadi anggota resmi Ansor dan Fatayat. Rikza ingin membangun paradigma baru, bahwa untuk memulai dinamika di PCINU Mesir harus bermula dari Ansor dan Fatayat bagi nahdliyin dan nahdliyat muda.

Pelaksanaan Opaba membutuhkan banyak persiapan, apalagi ketika program tahunan NU tersebut diintegrasikan dengan PKD Ansor dan LKD Fatayat. Muhammad Al Fayyadh Maulana, selaku ketua panitia Opaba sekarang menjelaskan progres kesiapan kaderisasi ini. “Kita masih dalam tahap penyusunan anggota panitia dan penentuan tema serta konsep acara.”

Selanjutnya, Dzurriyah Ahsantiyah, selaku ketua Fatayat NU menyebutkan beberapa kendala. Pertama, dari segi objek, yaitu kurangnya peserta. Ia mempermasalahkan jumlah mahasiswa baru yang sudah datang belum setengah dari jumlah keseluruhan yang akan datang tahun ini. Kedua, permasalahan teknis. Perbedaan sistem antara Opaba tahun sekarang dan sebelum-sebelumnya membuat panitia merubah banyak konsep. Oleh karenanya, ketua Fatayat NU tersebut ingin membuat blue print kepanitiaan Opaba, yang memang belum ada sebelumnya.

Di lain sisi, pihak Ansor lebih optimis, dengan menjadikan integrasi ini sebagai sarana untuk tampil lebih maju. “Persoalan sinkronisasi, koordinasi, dan izin dari pimpinan pusat di Indonesia, baik PP GP Ansor, maupun PP Fatayat memang menjadi kendala baru. Hal ini dikarenakan integrasi antara PKD-LKD-Opaba rasa-rasanya belum pernah dilakukan di manapun. Kalau sukses, kita akan menjadi yang pertama di dunia dalam memadukan tiga program kaderisasi di atas!,” ujar Ketua Ansor PCINU Mesir, Hilmi Sirojul Fuad.

Persiapan dan kendala di atas menyebabkan waktu dan teknis Opaba NU 2022 belum bisa dipastikan. Sementara itu, Hilmi meyakini bahwa Opaba kali ini akan lebih menarik. Ia mengingatkan tujuan utama Opaba sekarang, yaitu untuk mengikis rantai kaderisasi yang ada di lingkungan PCINU.

Terakhir, Rikza menaruh harapan besar pada pelaksanaan Opaba dengan konsep yang baru ini. “Dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas SDM, yang kita harapkan tentu lebih kepada langkah follow up dari kaderisasi ini, yaitu pemberdayaan anggota, dan sekaligus diwadahinya keterampilan mereka seoptimal mungkin,” ujar Ketua Umum Tanfiziyah PCINU Mesir tersebut.

Pewarta: Firdaus Ulul Abshar

ShareTweetSend
numesir

numesir

Akun tim redaksi numesir.net 2022-2024. Dikelola oleh Divisi Website Lembaga Ta’lif wa Nasyr (LTN) PCINU Mesir.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rayakan Momen Idulfitri, PCINU Mesir adakan Halalbihalal dan Pesta Nahdliyin

Rayakan Momen Idulfitri, PCINU Mesir adakan Halalbihalal dan Pesta Nahdliyin

21 April 2024
Karakteristik Nalar Arab

Karakteristik Nalar Arab

20 July 2021
Neo-Salafisme Wahabi; Dilema Pengusung Ultra-tekstualisme Agama

Resolusi Jihad: Dulu dan untuk Kini(?)

21 October 2018
Sayidah Aisyah Ra. dari Sisi Lain

Sayidah Aisyah Ra. dari Sisi Lain

15 April 2020

Sebagai Bentuk Kepedulian, PCINU Mesir Gelar Istigasah Kubra untuk Sumatera

10 December 2025

Sebagai Bentuk Kepedulian, PCINU Mesir Gelar Istigasah Kubra untuk Sumatera

10 December 2025
NU Care-Lazisnu Kirim Tiga Kontainer Bantuan Kemanusiaan ke Perbatasan Gaza

NU Care-Lazisnu Kirim Tiga Kontainer Bantuan Kemanusiaan ke Perbatasan Gaza

10 December 2025
Menyambangi Nahdliyyin Mesir, Gus Ulil Tekankan Pentingnya Sebuah Peradaban

Menyambangi Nahdliyyin Mesir, Gus Ulil Tekankan Pentingnya Sebuah Peradaban

25 September 2025
Bertemu Menteri Wakaf Mesir, PBNU Kokohkan Kemitraan Strategis

Bertemu Menteri Wakaf Mesir, PBNU Kokohkan Kemitraan Strategis

25 September 2025
Bukti Nyata Diplomasi Budaya, ISHARI NU Mesir Tampil Memukau pada Acara Muktamar Internasional

Bukti Nyata Diplomasi Budaya, ISHARI NU Mesir Tampil Memukau pada Acara Muktamar Internasional

16 September 2025

Numesri.net putih

Tentang Kami | Kontak | Redaksi | Kirim Tulisan

Ikuti juga sosial media kami

  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Sejarah
  • Kajian
  • Tokoh
  • Ubuddiyah
  • Terjemah