PCINU Mesir berkolaborasi dengan MDS Rijalul Ansor dan Fordaf menggelar maulid Nabi SAW pada Kamis [03/09] di Aula Ruwaq Makki, El-Gamaliyah, Kairo. Bersama dua almamater, yaitu HMASS (Harakah Mahasiswa Alumni Santri Sidogiri) Mesir dan IKSAS (Ikatan Alumni Santri Salafiyah) Mesir, PCINU Mesir mendatangkan mantan rektor Universitas Al-Azhar, Dr. Ibrahim Al-Houdhoud.
Kolaborasi antara dua almamater asal Pasuruan tersebut bertujuan memperkuat silaturahmi warga nahdliyin sekaligus menggelar haul dua ulama nusantara, yaitu KH. Hasani Nawawie Sidogiri dan KH. Abdul Hamid Pasuruan.
“Kebetulan salah satu program haul kiai nusantara ini punya MDS, dan (program) maulid punya Fordaf, jadi kita kolaborasi saja membuat satu acara besar bertajuk maulid nabi dan haul,” ungkap Fahmi Abdi, ketua MDS Rijalul Ansor Mesir.
Momen acara maulid tahun ini menjadi momen yang sangat berharga karena dihadiri oleh Syekh Dr. Ibrahim Al-Houdhoud. Kehadiran beliau sekaligus memberi ijazah kitab Riyâdlush-Shâlihîn, bab Fadllush-Shalâti ‘Ala Rasûlillâh.
Beliau menjelaskan, utamanya kepada penuntut ilmu di Al-Azhar, tatakrama saat membaca shalawat kepada Rasulullah SAW, “Membaca shalawat dengan khusyuk, merupakan bentuk penghormatan kepada baginda Nabi. Dan saya senang menyaksikan kalian bershalawat tadi dalam keadaan anteng.” Ungkap syekh yang merupakan khatib tetap di masjid Al-Azhar tersebut kepada orang-orang yang hadir. Syekh Ibrahim juga menegaskan bahwa saat nama baginda Nabi disebut, beliau hadir di majelis, dan menjawab shalawat dan salam kepada orang-orang yang melantunkannya.
Selain itu, acara juga diisi dengan pembacaan manakib KH. Hasani dan KH. Abdul Hamid di hadapan Syekh. Setelah beliau mendengar manakib yang dibawakan oleh Fawaidul Hilmi, perwakilan PCI HMASS Mesir dan Ahmad Sya’bul Hirso, Lc., yang mewakili IKSAS, beliau mengagumi keduanya yang sangat meneladani baginda Nabi SAW.
Melalui wakil Ketua Tanfdiziyah, PCINU Mesir terima kasih kepada seluruh panitia dan almamater yang telah merancang dan menyiapkan acara haul bertajuk maulid Nabi ini. Hal tersebut sebagaimana yang disampaikan oleh Ubedilhaq, Lc., Dipl., pada sesi sambutan.
“Seorang hamba akan bersama orang yang dicintainya, begitu kira-kira hadis yang disampaikan oleh Rasululullah SAW, dan mari kita berharap acara ini menjadi perantara kita memperoleh syafaatnya, amin.” Lanjut pria asal Malang tersebut.
Reporter: Abrari Ahmadi








