Numesir
  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Ubuddiyah
  • Sejarah
    • Kajian
      • Kajian Lakpesdam
    • Tokoh
    • Terjemah
    • Resensi
No Result
View All Result
NU Mesir
  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Ubuddiyah
  • Sejarah
    • Kajian
      • Kajian Lakpesdam
    • Tokoh
    • Terjemah
    • Resensi
No Result
View All Result
NU Mesir
No Result
View All Result
Home Kajian

Laporan Kajian Proyek Ahlusunnah Lakpesdam Reguler PCINU Mesir

numesir by numesir
12 November 2019
in Kajian
0
0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Tafsir al-Mukhtazin merupakan salah satu bukti kealiman Imam Ahlusunah wal Jamaah, Abu Hasan al-Asyari, dalam berbagai disiplin ilmu. kitab ini—menurut Prof. Adnan Zurzur,memuat metode penelitian yang dikhususkan terhadap ahli bidah, penafsiran-penafsiran yang menyimpang, dan kemudian memaparkan interpretasinya yang benar. Namun sangat disayangkan, tafsir ini hilang dalam perjalanan sejarah Ahlussunnah wal jamaah, sehingga generasi setelahnya kesulitan dalam mengenal kebesaran Imam Asyari dalam dunia tafsir. Dari sini mereka berusaha merekonstruksi pemikiran Imam Asyari dengan berbagai sudut pandang, terutama manhaj yang ia gunakan dalam menafsirkan nas Alquran.

Untuk meneruskan siklus ilmiah di atas, LAKPESDAM Mesir mecoba melakukan pendekatan ilmiahdengan menawarkan penafsiran ayat teologis Imam Asyari melalui teori pendekatan sistem. Tema yang dipresentasikan oleh Syamsuddin Asrofi ini, menitikberatkan pada analisa rumusan teologi Sunni dalam memperkenalkan ketuhanan, menguji argumentasi Sunni dalam menafsirkan nas-nas teologi, serta melihat nilai episteme Sunni dalam lingkup universal.

Beberapa hal penting seputar kajian yang digelar pada Kamis, 7 November 2019 tersebut ialah pengulasan kembali makna aqidah pada masa kenabian dari individu menuju kesadaran kolektif, dari kesadaran kolektif yang bermuara pada tatanan masyarakat baru yang diistilahkan oleh pemakalah sebagai rumusan akidah generasi Salaf. Semua hal itu pada dasarnya tidak dapat dipahami secara keseluruhan oleh masyarakat Arab Jahiliah yang mempunyai keistimewaan dalam segi bahasa. Hal mendasar yang patut diperhatikan adalah perbedaan metodologi penerimaan (talaqqi) dengan metodologi perumusan (istidlal) dalam tema-tema teologis.Pemakalah juga menyoroti penafsiran Imam Asyari dalam segi tafsir ‘Humanis’ sebagai tindak-tanduk Syaikh Imam Abdullah bin Bayyah dan Grand Syaikh Ahmad at-Thayib dalam mewujudkan moderatisme Asyari.

Diskusi  selama 7 jam ini berlangsung lancar dan semakin seru lantaran berbagai kritik dan saran disampaikan peserta kajian perihal tema yang diusung. Walaupun dalam beberapa hal, pemakalah dianggap kurang dalam menjelaskan metodologi penafsiran Imam Asyari, serta memberikan pertanyaan besar bagi peserta seputar tafsir humanis Imam Asyari. Namun secara keseluruhan, perihal kaidah kepenulisan dan ketatabahasaan dinilai cukup baik, terlebih tema yang diangkat sangat menarik.

ShareTweetSend
numesir

numesir

Akun tim redaksi numesir.net 2022-2024. Dikelola oleh Divisi Website Lembaga Ta’lif wa Nasyr (LTN) PCINU Mesir.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Syekh Ibrahim Al-Houdhoud Dalam Acara Maulid dan Haul Ulama Nusantara PCINU Mesir

Gandeng MDS-Fordaf, PCINU Mesir Gelar Maulid Nabi Bersama Mantan Rektor Al-Azhar

7 September 2026
Pembenaran Ilmiah terhadap Legalitas Poligami dalam Islam

Pembenaran Ilmiah terhadap Legalitas Poligami dalam Islam

9 February 2020

Sebagai Bentuk Kepedulian, PCINU Mesir Gelar Istigasah Kubra untuk Sumatera

10 December 2025
Ansor dan Fatayat PCINU Mesir Kerjasama Siapkan Akademi Ilmu Alat

Ansor dan Fatayat PCINU Mesir Kerjasama Siapkan Akademi Ilmu Alat

24 July 2021
Laporan Kajian: Polemik Kebangsaan dan Tanah Air dalam Pandangan Radikalis

Laporan Kajian: Polemik Kebangsaan dan Tanah Air dalam Pandangan Radikalis

13 September 2019
Syekh Ibrahim Al-Houdhoud Dalam Acara Maulid dan Haul Ulama Nusantara PCINU Mesir

Gandeng MDS-Fordaf, PCINU Mesir Gelar Maulid Nabi Bersama Mantan Rektor Al-Azhar

7 September 2026
Muktamar Menes 1938: Tonggak Awal Emansipasi Perempuan Nahdliyin (1)

Muktamar Menes 1938: Tonggak Awal Emansipasi Perempuan Nahdliyin (1)

26 August 2026

Sebagai Bentuk Kepedulian, PCINU Mesir Gelar Istigasah Kubra untuk Sumatera

10 December 2025
NU Care-Lazisnu Kirim Tiga Kontainer Bantuan Kemanusiaan ke Perbatasan Gaza

NU Care-Lazisnu Kirim Tiga Kontainer Bantuan Kemanusiaan ke Perbatasan Gaza

10 December 2025
Menyambangi Nahdliyyin Mesir, Gus Ulil Tekankan Pentingnya Sebuah Peradaban

Menyambangi Nahdliyyin Mesir, Gus Ulil Tekankan Pentingnya Sebuah Peradaban

25 September 2025

Numesri.net putih

Tentang Kami | Kontak | Redaksi | Kirim Tulisan

Ikuti juga sosial media kami

  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Sejarah
  • Kajian
  • Tokoh
  • Ubuddiyah
  • Terjemah