Setelah melaksanakan ujian termin dua, LBM Mesir kembali memulai kegiatannya. Di kegiatan kumpul kali ini, kawan-kawan reguler B, yang tahun lalu telah menyelesaikan kelas intensifnya di LBM, akan melanjutkan diskusi aktif dengan kajian makalah. Semua anggota dari kelompok regular B akan mengkaji suatu persoalan dan dituangkan ke dalam tulisan masing-masing. Sebelum kajian makalah ini dimulai, mereka harus bersepakat akan tema besar yang akan diangkat.
Rabu pagi (28/7) bertempat di Darosah, kawan-kawan reguler B membahas tema besar tersebut. Selain anggota reguler B, acara tersebut dihadiri oleh Hafidz Alwy selaku penasihat, Hadi Abdul Fattah selaku koordinator LBM dan Ali Arinal Haq selaku sekretaris LBM.
Ada enam usulan grand tema yang diajukan; fikih kontemporer, feminisme, teknologi, minoritas, adat dan lingkungan. Dari enam tema yang diajukan, akhirnya tema fikih kontemporer yang terpilih. Karena di dalamnya banyak sub tema yang dapat dikembangkan.
Setelah penentuan tema, acara dilanjutkan dengan pembagian jadwal pemateri. Nama Sarah Saadatul terpilih sebagai pemateri pertama. Pemilihan urutan pemateri dilakukan dengan Teknik undian oleh Hadi Abdul Fatah selaku koordinator LBM.
Forum menyepakati, kajian kepenulisan ini akan dimulai pada 28 Agustus 2021 dan diadakan setiap dua minggu sekali di hari Sabtu.
Selain membahas grand tema, kawan-kawan Reguler B juga membahas jadwal dan sistemasi kajian pengayaaan yang akan dilakukan seminggu tiga kali; dua kali untuk mantik dan satu kali untuk usul fikih.
Setelah pembahasan dirasa cukup, acara diakhiri dengan ramah tamah dan bincang santai. (Div. Media LBM)











