Setelah melaksanakan agenda perdana ke Qarafah Mujawirin pada bulan Agustus silam, Salon Budaya kembali mengadakan agenda outdoor ke atas pelataran menara Bab Zuwailah pada Kamis (17/9) bersama para anggotanya.
Agenda outdoor Salon Budaya sendiri adalah agenda selingan daripada agenda indoor, sebagai penambah pengetahuan lapangan tentang kebudayaan, pembelajaran berbicara di depan publik dan implementasi materi yang dipelajari dalam agenda indoor.
“Dengan adanya kolaborasi agenda outdoor dan indoor ini, diharapkan kawan-kawan Salon Budaya tak hanya sekedar tahu jelajah sejarah saja tanpa menguasai materi, begitupun sebaliknya, tak hanya menguasai materi tanpa tahu tempat dan medan.”, tutur Amir, Ketua Divisi Salon Budaya dalam harapnya.
Jelajah ini dimulai pada pukul 09.00 WLK dengan diketuai langsung oleh Amir sembari menjelaskan sejarah Al-Azhar secara global dari atas menara Bab Zuwailah. Setelahnya, pembicaraan kembali dilanjutkan oleh Mas Miftah Wibowo, salah satu Mustasyar LSBNU Mesir, yang memberikan modul seputar sejarah Bab Zuwailah, menaranya dan Masjid Sultan Al-Muayyad yang dahulunya adalah penjara yang menyimpan cerita kelam. Agenda outdoor kemudian berakhir seiring dikumandangkannya azan Zuhur di Masjid Sultan Al-Muayyad dan dilanjutkan salat berjamaah di dalamnya.
“Setelah acara outdoor, kami juga memiliki agenda lainnya di antaranya; belanja bareng, masak-masak, main Uno, kelakar dan makan berjamaah,” tutur Amir.
“Acara semacam ini mungkin adalah sebuah hal yang remeh-temeh. Namun, jika dilihat lagi, hal-hal seperti ini justru dapat meningkatkan chemistry antar anggota. Hingganya, komunikasi antar sesama dapat lebih akrab, rasa canggung menjadi hilang dan semoga dengan acara ini kolaborasi anggota Salon Budaya untuk ke depannya senantiasa menjadi lebih baik dan klop, hingga dalam menyelesaikan proyek yang sangat dinantikan bersama-sama,” tambahnya.
Terakhir, acara hari ini ditutup dengan menyantap soto hasil masak-masak bersama.
Reporter: Tim Salon Budaya
Editor: Taufan Fuad Ramadan











