Numesir
  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Ubuddiyah
  • Sejarah
    • Kajian
      • Kajian Lakpesdam
    • Tokoh
    • Terjemah
    • Resensi
No Result
View All Result
NU Mesir
  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Ubuddiyah
  • Sejarah
    • Kajian
      • Kajian Lakpesdam
    • Tokoh
    • Terjemah
    • Resensi
No Result
View All Result
NU Mesir
No Result
View All Result
Home Warta

Jaring Nahdliyin-Azhari Militan, NU Mesir Bentuk PCI GP Ansor

numesir by numesir
9 July 2019
in Warta
0
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

KAIRO, numesir.net—PCINU Mesir untuk pertama kali dalam kiprahnya di Bumi Kinanah mengadakan Diklat Terpadu Dasar (DTD) GP Ansor. Agenda tersebut digelar sebagai sebentuk rangkaian dari perekrutan kader GP Ansor yang selepas itu akan menjadi Ansor Cabang Mesir. Sebelum calon peserta mengikuti kegiatan DTD, terlebih dahulu para calon peserta wajib mengikuti sesi wawancara DTD.

Wawancara yang diadakan di Sekretariat PCINU Mesir ini diikuti oleh 223 orang, masih belum memenuhi kuota yang disediakan, yakni 300 peserta. Oleh karena itu, panitia pun memanjangkan masa pendaftaran wawancara yang tadinya dibuka selama tiga hari, mejadi empat hari sejak 1-4 Juli. Begitupun dengan sesi wawancara, dari yang rencananya hanya digelar dari Kamis sampai Jumat, diperpanjang sampai Sabtu malam. “Memang sengaja kami perpanjang karena banyak kegiatan yang berbenturan ketika interviu dilakukan. Tapi alhamdulillah, meskipun begitu, acara tetap berjalan tanpa kendala yang berarti,” terang Fajrul Falah, selaku Ketua Panitia DTD.

Ada sebelas pewawancara yang turut mewawancarai calon peserta yang terdiri dari pejabat Tanfiziyah PCINU Mesir maupun aktivis senior.  Setiap peserta mendapat waktu wawancara rata-rata sepuluh menit. Dalam sepuluh menit itu, terdapat dua garis besar materi yang ditanyakan dalam wawancara. Yang pertama adalah ideologi calon peserta. Yang kedua adalah wawasan  kebangsaan. “Saya ditanyai tentang ideologi Ahlussunnah wal Jamaah, Pancasila, serta hubungan keduanya dengan Negara. Juga apakah saya rela bila Pancasila ini diganti dengan ideologi yang lain,” ujar Maulana (19), salah satu peserta.

Sementara itu, penilaian kelulusan calon peserta dilihat dari kecocokan ideologi dan wawasan calon peserta dengan manhaj NU. Semakin cocok ideologi dan wawasan kebangsaan calon peserta dengan NU, maka peluang diterimanya akan semakin besar. Dengan berbagai pertimbangan, pada Ahad, 7 Juli hasil interviu menyatakan semua peserta lolos dan bisa mengikuti tahapan DTD selanjutnya. “Harapannya, dengan adanya interviu ini, kita bisa menjaring kader-kader yang senada dan selaras dengan manhaj NU. Juga tentunya menjaring kader-kader NU yang militansinya kuat,” terang Azuma Muhammad, Sekjen Tanfiziyah PCINU Mesir periode 2018-2020. (dhika/hmdh)

ShareTweetSend
numesir

numesir

Akun tim redaksi numesir.net 2022-2024. Dikelola oleh Divisi Website Lembaga Ta’lif wa Nasyr (LTN) PCINU Mesir.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Muktamar Menes 1938: Tonggak Awal Emansipasi Perempuan Nahdliyin (1)

Muktamar Menes 1938: Tonggak Awal Emansipasi Perempuan Nahdliyin (1)

26 August 2026
Krisis Identitas di Era Kemerdekaan

Krisis Identitas di Era Kemerdekaan

18 August 2024
Hasil Bahtsul Masail Kubro dengan Tema Childfree dan Remisi Narapidana Korupsi

Hasil Bahtsul Masail Kubro dengan Tema Childfree dan Remisi Narapidana Korupsi

18 November 2021
Gelar Wicara: Membaca secara Dekat ala Fatin Hamama

Gelar Wicara: Membaca secara Dekat ala Fatin Hamama

26 November 2021
Pribumisasi Islam; Telaah Islam Universal ala Gus Dur

Pribumisasi Islam; Telaah Islam Universal ala Gus Dur

1 October 2022
Syekh Ibrahim Al-Houdhoud Dalam Acara Maulid dan Haul Ulama Nusantara PCINU Mesir

Gandeng MDS-Fordaf, PCINU Mesir Gelar Maulid Nabi Bersama Mantan Rektor Al-Azhar

7 September 2026
Muktamar Menes 1938: Tonggak Awal Emansipasi Perempuan Nahdliyin (1)

Muktamar Menes 1938: Tonggak Awal Emansipasi Perempuan Nahdliyin (1)

26 August 2026

Sebagai Bentuk Kepedulian, PCINU Mesir Gelar Istigasah Kubra untuk Sumatera

10 December 2025
NU Care-Lazisnu Kirim Tiga Kontainer Bantuan Kemanusiaan ke Perbatasan Gaza

NU Care-Lazisnu Kirim Tiga Kontainer Bantuan Kemanusiaan ke Perbatasan Gaza

10 December 2025
Menyambangi Nahdliyyin Mesir, Gus Ulil Tekankan Pentingnya Sebuah Peradaban

Menyambangi Nahdliyyin Mesir, Gus Ulil Tekankan Pentingnya Sebuah Peradaban

25 September 2025

Numesri.net putih

Tentang Kami | Kontak | Redaksi | Kirim Tulisan

Ikuti juga sosial media kami

  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Sejarah
  • Kajian
  • Tokoh
  • Ubuddiyah
  • Terjemah