Numesir
  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Ubuddiyah
  • Sejarah
    • Kajian
      • Kajian Lakpesdam
    • Tokoh
    • Terjemah
    • Resensi
No Result
View All Result
NU Mesir
  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Ubuddiyah
  • Sejarah
    • Kajian
      • Kajian Lakpesdam
    • Tokoh
    • Terjemah
    • Resensi
No Result
View All Result
NU Mesir
No Result
View All Result
Home Warta

Imam Besar Al Azhar dan PBNU Bersama-sama menolak Agama menjadi Alat Politik

numesir by numesir
2 May 2018
in Warta
0
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj menyebutkan Imam Besar dan Grand Syeikh Al-Azhar, Prof. Dr. Ahmad Muhammad Ath-Thayyeb tidak setuju agama menjadi alat politik. Beliau menolak agama menjadi alat politik. Kendati politik mampu membawa kebaikan, begitu pula agama, tapi seringkali agama hanya dijadikan alat untuk memenuhi nafsu kekuasaan politik.

“Beliau menjawab itu, semua harus dihilangkan dan harus kita lawan, jangan sampai agama jadi politik sesaat,” ujar Saiq Aqil menirukan ucapan Ahmad Muhammad dalam pertemuannya di Kantor PBNU, Jalan Kramat, Jakarta Pusat, Rabu (2/5/2018).

Prof. Dr. Ahmed Ath-Thayyeb menjadi salah satu pembicara diskusi mengenai Islam Nusantara. Beliau dan Ketua Umum PBNU menjadi pembicara dalam forum bertema ‘Islam Nusantara untuk Perdamaian Dunia’.

Beliau mempunyai pandangan umat Islam yang seringkali terjebak dalam peperangan dengan sesama merupakan suatu tindakan bodoh. Oleh karenanya hal itu harus dihindarkan.

“Beliau menjawab karena kebodohan,” tutur dia.

Selain itu, Said mengatakan tujuan kedatangan Imam Besar Muslim Dunia tersebut ke Indonesia untuk mempersatukan umat Islam. Grand Syeikh disebut menolak radikalisme dan teroris.

“Beliau datang ke Indonesia untuk memperat Islam, Islam yang moderat, anti-radikalisme dan terorisme. NU selalu keras bersuara anti-radikalisme, Islam moderat dan anti-terorisme. Al-Azhar dan Nahdlatul Ulama bersama-sama mempromosikan Islam Moderat dan saling bekerjasama dalam menegakkan kedamaian dunia. Karena Islam berarti kedamaian.” jelas dia.[ilm]

ShareTweetSend
numesir

numesir

Akun tim redaksi numesir.net 2022-2024. Dikelola oleh Divisi Website Lembaga Ta’lif wa Nasyr (LTN) PCINU Mesir.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rayakan Momen Idulfitri, PCINU Mesir adakan Halalbihalal dan Pesta Nahdliyin

Rayakan Momen Idulfitri, PCINU Mesir adakan Halalbihalal dan Pesta Nahdliyin

21 April 2024
Karakteristik Nalar Arab

Karakteristik Nalar Arab

20 July 2021
Neo-Salafisme Wahabi; Dilema Pengusung Ultra-tekstualisme Agama

Resolusi Jihad: Dulu dan untuk Kini(?)

21 October 2018
Sayidah Aisyah Ra. dari Sisi Lain

Sayidah Aisyah Ra. dari Sisi Lain

15 April 2020
Ramadan dan Takwa

Ramadan dan Takwa

21 May 2020

Sebagai Bentuk Kepedulian, PCINU Mesir Gelar Istigasah Kubra untuk Sumatera

10 December 2025
NU Care-Lazisnu Kirim Tiga Kontainer Bantuan Kemanusiaan ke Perbatasan Gaza

NU Care-Lazisnu Kirim Tiga Kontainer Bantuan Kemanusiaan ke Perbatasan Gaza

10 December 2025
Menyambangi Nahdliyyin Mesir, Gus Ulil Tekankan Pentingnya Sebuah Peradaban

Menyambangi Nahdliyyin Mesir, Gus Ulil Tekankan Pentingnya Sebuah Peradaban

25 September 2025
Bertemu Menteri Wakaf Mesir, PBNU Kokohkan Kemitraan Strategis

Bertemu Menteri Wakaf Mesir, PBNU Kokohkan Kemitraan Strategis

25 September 2025
Bukti Nyata Diplomasi Budaya, ISHARI NU Mesir Tampil Memukau pada Acara Muktamar Internasional

Bukti Nyata Diplomasi Budaya, ISHARI NU Mesir Tampil Memukau pada Acara Muktamar Internasional

16 September 2025

Numesri.net putih

Tentang Kami | Kontak | Redaksi | Kirim Tulisan

Ikuti juga sosial media kami

  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Sejarah
  • Kajian
  • Tokoh
  • Ubuddiyah
  • Terjemah