Setelah sukses membuat AKILA, kali ini PC GP Ansor Mesir dan PCI Fatayat NU Mesir menghadirkan program baru; Akademi Filsafat atau KAFA. Beda dengan AKILA, KAFA menyasar mahasiswa yang sudah mumpuni dan menggemari bidang filsafat.
Kendati filsafat adalah bidang yang berat, antusias para pendaftar KAFA cukup tinggi. Tercatat 59 orang yang mendaftar dalam rentang waktu kurang dari seminggu sejak pendaftaran dibuka pada Senin (9/8).
“Bahkan sampai hari terakhir masih terus ada nama-nama baru yang mendaftar. Antusiasmenya cukup tinggi. Terbukti teman-teman yang masih pulang (berlibur) di Indonesia pun juga bertanya apakah akan ada lagi tes buat masuk KAFA. Sehingga dari panitia pun memutuskan agar mereka yang masih di Indonesia, ketika balik ke Kairo nanti, dapat mengikuti tes susulan”, ucap salah satu panitia KAFA.
Karena banyaknya pendaftar, seleksi dibagi menjadi dua gelombang, Jumat (13/8) dan Sabtu (14/8) berlokasi di sekretariat PCINU Mesir Ad-Darrasah.
Seleksi dilakukan dengan cara menginterviu masing-masing peserta. Terdapat 4 bidang yang menentukan hasil seleksi: membaca dan memahami teks Arab, bahasa Inggris, ilmu mantik, dan wawasan umum tentang filsafat.
Reporter: Arinal Haq
Editor: Muhid Rahman











