Ketua Terpilih: Silaturahmi Lintas Almamater untuk NU Mesir Inklusif

0 124

Pasca-suksesi pendataan warga, PCINU Mesir semakin erat merangkul warganya melalui forum-forum silaturahmi almamater Nadliyin di Mesir. Forum semacam ini dianggap penting untuk memupuk kedekatan emosional dalam kultur ke-NU-an maupun personalia keorganisasian.

Pada Rabu (18/11), Ketua Tanfiziah terpilih, Rikza Aufarul Umam, duduk bersama para kader NU regional Jawa Barat di Sekretariat PCINU Mesir Darrasah guna mengenalkan kembali geliat ke-NU-an di Mesir sekaligus memaparkan tentang bagaimana tantangan NU Mesir ke depan.

“Yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana agar PCINU Mesir tidak hanya diwarnai oleh kelompok atau kalangan tertentu, melainkan dapat saling mewarnai untuk membawa perubahan yang lebih baik dan lebih maju,” ungkap ketua yang baru terpilih 10 November lalu itu.

Hilmi, salah seorang penggawa santri-santri NU Jabar di Mesir menambahkan, “Sebelumnya saya mendapatkan amanat—ketika pulang ke Indonesia—dari Ketua GP Ansor Jabar agar para kader NU Jabar di Mesir bisa aktif sehingga ketika pulang ke Indonesia sudah lebih siap.”

Hal tersebut kemudian disambut hangat oleh jajaran perwakilan-perwakilan almamater yang hadir. Masing-masing mengungkapkan kerinduannya untuk dapat berkhidmat dan mengabdi di NU Mesir, khususnya dalam struktur keorganisasian.

Turut hadir dalam forum tersebut, Palahuddin, mantan Presiden PPMI Mesir yang saat ini menjabat sebagai anggota Dewan Syuriah PCINU Mesir. Dalam kesempatan tersebut, ia menceritakan keaktifan para kader muda NU Jabar pada masa lampau yang turut mewarnai geliat keilmuan dan keorganisasian di lingkup PCINU Mesir. Untuk itu, ia berharap agar forum-forum silaturahmi dan kaderisasi dapat terus berkelanjutan.

Alhasil, pertemuan yang berlangsung selama lebih kurang tiga jam tersebut membuat titik terang agar PCINU Mesir sebagai koridor pengkaderan warga NU di Mesir dapat lebih menjangkau seluruh elemen, khususnya melalui jaringan-jaringan almamater, sekaligus menjadi rumah pengkaderan yang intensif bagi warga NU sebagai bekal kelak ketika kembali ke tanah air. (elR)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.