Numesir
  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Ubuddiyah
  • Sejarah
    • Kajian
      • Kajian Lakpesdam
    • Tokoh
    • Terjemah
    • Resensi
No Result
View All Result
NU Mesir
  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Ubuddiyah
  • Sejarah
    • Kajian
      • Kajian Lakpesdam
    • Tokoh
    • Terjemah
    • Resensi
No Result
View All Result
NU Mesir
No Result
View All Result
Home Warta

Bincang Santai PCINU Mesir Bersama Ibu Yenny Wahid

numesir by numesir
27 December 2022
in Warta
0
0
SHARES
52
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

PCINU Mesir sukses menggelar Halakah Kebangsaan Menyongsong 1 Abad NU di Aula KAHHA. Acara bertemakan Menghayati Kiprah Juang Sang Muassis sebagai Spirit Berjam’iyyah PCINU Internasional ini diselenggarakan bertepatan dengan Peringatan Hari Pahlawan (10/11). Turut hadir sebagai tamu undangan, Dra. Zannuba Ariffah Chafshoh, M.P.A., (Direktur Wahid Foundation), Ibu Tri Mumpuni Wiyatno (Ilmuwan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro) dan Habib Ali Hasan al-Bahar Lc., MA (Ketua Pengurus LAZISNU PBNU).

 

Ibu Yenny Wahid, sapaan akrab Dra. Zannuba Ariffah Chafshoh, M.P.A., selaku pembicara inti menceritakan tujuan utama kunjungannya ke Negeri Seribu Menara, Mesir tiada lain adalah dalam rangka menghadiri forum COP27. Konferensi tingkat tinggi yang membincang perihal problematika perubahan iklim global tersebut dilaksanakan di Sharm el-Sheikh. Meski demikian, ia tetap berusaha menyempatkan diri untuk menyapa diaspora Indonesia di Mesir.

 

Dalam pemaparan putri presiden RI ke-4 itu perubahan iklim sebagai  tranding topic yang sering dibicarakan akhir-akhir ini, disinyalir berdampak besar terhadap ekosistem manusia. Tidak sedikit negara yang terkena imbas dari dampak tersebut. Salah satunya Florida yang kerap menjadi sorotan media sebab kebakaran hutan yang melanda daerah setempat. Belum lagi, berita hangat yang datang dari Negeri Dua Nil, Sudan. Puluhan ternak mati setelah dilanda kekeringan berkepanjangan.

 

Lebih lanjut, Ibu Yenny menjelaskan, upaya dalam mengatasi laju eskalasi perubahan iklim dapat dilakukan dengan sosialiasi terkait pentingnya penghijauan. Proyek penggundulan hutan yang menjadi salah satu pemicu climate change harus segera dihentikan. Setidaknya ada dua negara yang sedang on track  mengupayakan hal tersebut, yaitu Indonesia dan Malaysia. Sebuah ikhtiyar memastikan paru-paru dunia tetap terjaga. Harapannya, tahun 2030, perubahan iklim mencapai emisi 0%.

 

Berkaitan dengan polemik perubahan iklim, NU di bawah nahkoda K.H. Cholil Yahya Staquf baru-baru ini menginisiasi dibentuknya NU Women. Sebuah wadah beranggotakan para aktivis Nahdliyat yang bergerak dalam tiga tema besar, yaitu perlindungan perempuan dan anak, perubahan iklim dan penguatan peran wanita di berbagai bidang. Komunitas tersebut sengaja dibuat, sebab NU menyadari bahwa adanya sebuah masalah adalah untuk dijawab dan dipecahkan, bukan dibiarkan dan didiamkan.

 

Selain itu, cucu pendiri ormas NU itu memotivasi hadirin  untuk turut menghentikan gelombang perubahan iklim dengan melakukan sejumlah aktivitas. Aktivitas tersebut di antaranya adalah tidak menggunakan plastik sekali pakai, berkendaraan dengan sepeda dan menanam pohon. Ia menceritakan sosok Pak Syamsudin, tukang becak di Samarinda yang setiap hari menyisihkan satu per empat dari gajinya untuk membeli bibit tumbuhan yang ditanam di sepanjang jalan Samarinda. Perlu diketahui, gaji Pak Syamsuddin per harinya hanya 20.000 rupiah.

 

Di akhir acara, Ibu Yenni menstimulasi agar Mahasiswa Indonesia di Mesir sedikit demi sedikit berlatih mengayomi dan melayani masyarakat secara fisik. Mencoba menjadi orang berguna dengan memberi kontribusi masyarakat sekecil apapun. “Mengaktualisasikan slogan sebaik-baiknya manusia adalah dengan gerakan nyata”, terangnya. Ia berpesan, “kunci orang hebat adalah banyak bergaul, mau belajar, tidak baperan dan berani mencoba”. Acara yang berjalan dengan khidmat tersebut ditutup dengan penyerahan cinderamata dan foto-foto bersama. (Jie)

 

ShareTweetSend
numesir

numesir

Akun tim redaksi numesir.net 2022-2024. Dikelola oleh Divisi Website Lembaga Ta’lif wa Nasyr (LTN) PCINU Mesir.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rayakan Momen Idulfitri, PCINU Mesir adakan Halalbihalal dan Pesta Nahdliyin

Rayakan Momen Idulfitri, PCINU Mesir adakan Halalbihalal dan Pesta Nahdliyin

21 April 2024
Karakteristik Nalar Arab

Karakteristik Nalar Arab

20 July 2021
Neo-Salafisme Wahabi; Dilema Pengusung Ultra-tekstualisme Agama

Resolusi Jihad: Dulu dan untuk Kini(?)

21 October 2018
Sayidah Aisyah Ra. dari Sisi Lain

Sayidah Aisyah Ra. dari Sisi Lain

15 April 2020
Ramadan dan Takwa

Ramadan dan Takwa

21 May 2020

Sebagai Bentuk Kepedulian, PCINU Mesir Gelar Istigasah Kubra untuk Sumatera

10 December 2025
NU Care-Lazisnu Kirim Tiga Kontainer Bantuan Kemanusiaan ke Perbatasan Gaza

NU Care-Lazisnu Kirim Tiga Kontainer Bantuan Kemanusiaan ke Perbatasan Gaza

10 December 2025
Menyambangi Nahdliyyin Mesir, Gus Ulil Tekankan Pentingnya Sebuah Peradaban

Menyambangi Nahdliyyin Mesir, Gus Ulil Tekankan Pentingnya Sebuah Peradaban

25 September 2025
Bertemu Menteri Wakaf Mesir, PBNU Kokohkan Kemitraan Strategis

Bertemu Menteri Wakaf Mesir, PBNU Kokohkan Kemitraan Strategis

25 September 2025
Bukti Nyata Diplomasi Budaya, ISHARI NU Mesir Tampil Memukau pada Acara Muktamar Internasional

Bukti Nyata Diplomasi Budaya, ISHARI NU Mesir Tampil Memukau pada Acara Muktamar Internasional

16 September 2025

Numesri.net putih

Tentang Kami | Kontak | Redaksi | Kirim Tulisan

Ikuti juga sosial media kami

  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Sejarah
  • Kajian
  • Tokoh
  • Ubuddiyah
  • Terjemah