Numesir
  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Ubuddiyah
  • Sejarah
    • Kajian
      • Kajian Lakpesdam
    • Tokoh
    • Terjemah
    • Resensi
No Result
View All Result
NU Mesir
  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Ubuddiyah
  • Sejarah
    • Kajian
      • Kajian Lakpesdam
    • Tokoh
    • Terjemah
    • Resensi
No Result
View All Result
NU Mesir
No Result
View All Result
Home Kajian

Fikih Sosial sebagai Upaya Deradikalisasi

numesir by numesir
10 March 2020
in Kajian
0
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Sebagai salah satu cabang ilmu yang digunakan untuk memahami nas-nas wahyu, fikih telah menjadi bahan yang digelisahkan khalayak ramai. Misalnya, fikih mengalami kondisi stagnan atau tidak mampu mengatasi suatu masalah sosial, keagamaan, dan kemanusiaan. Selain itu, masyarakat sering kali menganggap bahwa fikih sederajat dan sakral dengan wahyu. Hal ini juga yang menyebabkan fikih menjadi sesuatu yang saklek, kaku, dan stagnan. Padahal, cara ijtihad ulama dalam memutuskan suatu hukum pada sebuah perkara telah menunjukkan keluwesan fikih itu sendiri.

Dari fenomena tersebut, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PCINU Mesir mencoba mengangkat sebuah pembahasan dengan tema besar fikih sosial sebagai solusi yang ditawarkan. Tema yang dipresentasikan oleh Tubagus Maulana Yusuf ini menitikberatkan pembahasan pada dua hal, yakni golongan Islam kanan (radikalis) dan kerangka paradigma fikih sosial yang harus selalu mengacu terhadap maqashid syariah.

Kajian yang digelar pada Kamis, 5 Maret 2020 tersebut menyisakan beberapa catatan penting. Salah satunya adalah judul besar dalam makalah ini yang mengangkat tentang progresivitas fikih suni. Pemaknaan ulang progresivitas fikih menjadi penting sebab jika kita perhatikan, fikih sejak zaman dahulu sudah progresif. Sebagai contoh, Imam Khatib al-Syirbini di dalam kitabnya, al-Iqnâ’ fî Halli Alfâdz Abî Syujâ’ mengatakan bahwa buang hajat dengan berdiri itu baik. Jika kita bandingkan dengan kitab Minhâj al-Thâlibîn karangan Imam Nawawi, kita akan menemukan perbedaan dalam pendapat dan ilat (alasan) sebuah hukum. Dari perbandingan kedua ulama tersebut, kegelisahan dan asumsi yang mengatakan bahwa fikih saklek dan stagnan sebenarnya telah terpatahkan sejak dulu.

Diskusi selama kurang lebih tujuh jam tersebut berlangsung lancar dan semakin seru ketika kritikan dan tanggapan disampaikan oleh peserta kajian. Meskipun fikih sosial yang ditawarkan sebagai solusi radikalisme di Indonesia masih mentah, namun secara muatan referensi, penulis telah menghadirkan makalah dengan tema menarik untuk diulas lebih jauh lagi.

ShareTweetSend
numesir

numesir

Akun tim redaksi numesir.net 2022-2024. Dikelola oleh Divisi Website Lembaga Ta’lif wa Nasyr (LTN) PCINU Mesir.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Meminta Bantuan Jin, Syirik?

Meminta Bantuan Jin, Syirik?

26 February 2022
Hukum Selawatan

Hukum Selawatan

9 November 2019
Tasawuf Reflektif ala Sufi al-Harits al-Muhasibi

Tasawuf Reflektif ala Sufi al-Harits al-Muhasibi

17 September 2020
Haiah Kibar Ulama al-Azhar (Fase 1911-1961)

Haiah Kibar Ulama al-Azhar (Fase 1911-1961)

29 April 2021
Tren Salafisme

Urgensi Penetapan Hari Santri Nasional oleh Negara

21 October 2018

Sebagai Bentuk Kepedulian, PCINU Mesir Gelar Istigasah Kubra untuk Sumatera

10 December 2025
NU Care-Lazisnu Kirim Tiga Kontainer Bantuan Kemanusiaan ke Perbatasan Gaza

NU Care-Lazisnu Kirim Tiga Kontainer Bantuan Kemanusiaan ke Perbatasan Gaza

10 December 2025
Menyambangi Nahdliyyin Mesir, Gus Ulil Tekankan Pentingnya Sebuah Peradaban

Menyambangi Nahdliyyin Mesir, Gus Ulil Tekankan Pentingnya Sebuah Peradaban

25 September 2025
Bertemu Menteri Wakaf Mesir, PBNU Kokohkan Kemitraan Strategis

Bertemu Menteri Wakaf Mesir, PBNU Kokohkan Kemitraan Strategis

25 September 2025
Bukti Nyata Diplomasi Budaya, ISHARI NU Mesir Tampil Memukau pada Acara Muktamar Internasional

Bukti Nyata Diplomasi Budaya, ISHARI NU Mesir Tampil Memukau pada Acara Muktamar Internasional

16 September 2025

Numesri.net putih

Tentang Kami | Kontak | Redaksi | Kirim Tulisan

Ikuti juga sosial media kami

  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Sejarah
  • Kajian
  • Tokoh
  • Ubuddiyah
  • Terjemah