Numesir
  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Ubuddiyah
  • Sejarah
    • Kajian
      • Kajian Lakpesdam
    • Tokoh
    • Terjemah
    • Resensi
No Result
View All Result
NU Mesir
  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Ubuddiyah
  • Sejarah
    • Kajian
      • Kajian Lakpesdam
    • Tokoh
    • Terjemah
    • Resensi
No Result
View All Result
NU Mesir
No Result
View All Result
Home Warta

NU Games: Semarak Nahdliyin Jelang Konfercab XI

numesir by numesir
30 October 2020
in Warta
0
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Dalam rangka menyambut Konfercab XI PCINU Mesir, Nahdliyin menggelar NU Games. NU Games dimaksudkan untuk merekatkan emosi antaralmamater dan marhalah PCINU Mesir.

Selain sebagai momen silaturahmi, NU Games juga dimaksudkan sebagai ajang kreativitas Nahdliyat. Hari pertama (24/10), lomba-lomba seperti beauty and unique, cooking challenge, PES, kahoot (kuis), catur dan karaoke dilangsungkan di Sekretariat NU Mesir II di Darrasah. Adapun hari kedua (25/10), lomba olahraga seperti volly, futsal, dan lomba-lomba rakyat seperti kereta sarung, tarik tambang dan kardus goyang dilaksanakan di Nadi Gamalea, Darrasah. Selain lomba-lomba lokal tersebut, ada juga lomba virtual berskala internasional yakni kreasi video selawat dan menulis esai yang dapat diikuti oleh seluruh mahasiswa Indonesia, baik di dalam maupun luar negeri.

NU Games dilaksanakan oleh panitia di bawah bimbingan Lembaga Kaderisasi atau LK-PCINU Mesir, dengan melibatkan dua marhalah (angkatan) kedatangan PCINU sebagai panitia yakni Khatulistiwa (2018) dan Cakrawala (2019). Meski persiapan panitia bisa dibilang cukup mendadak, mengingat pembentukan panitia tidak lebih dari satu bulan sebelum hari H pelaksanaan, namun hal tersebut tidak mengurangi antusias peserta NU Games kali ini.

Yang menarik dari NU Games tahun ini ialah semarak partisipasi dari Nahdliyin di Mesir yang berjumlah sekitar 3000 mahasiswa di Mesir. Sejumlah 40 dari keseluruhan 60 almamater pondok pesantren berbasis NU turut meramaikan rentetan acara, bahkan sekitar 500 orang masih bertahan di lapangan dari pagi hingga petang. “Saya melihat NU Games kali ini sangat kompetitif. Rame dan seru,” kesan Ani Lestari, salah satu peserta asal Daarul Ulum Lido (IKADA).

Respon Nahdliyin pada NU Games kali ini tak luput dari jasa tim database NU dalam menjaring beberapa almamater baru berbasis NU melalui database Kartanu PCINU Mesir yang mengacu pada data Rabithah Ma’had Islamiah (Asosiasi pesantren-pesantren NU). Meski demikian, tidak menutup kemungkinan adanya almamater yang luput dari data RMI-PBNU, sehingga masih terbuka kesempatan bagi kawan-kawan Nahdliyin yang ingin mendaftarkan almamaternya untuk menjadi bagian dari keluarga besar PCINU Mesir.

Selain adanya database yang mengingatkan rasa kepemilikan dan senasib sepenanggungan, kolaborasi marhalah dan almamater merupakan faktor lain semaraknya NU Games. sebab, pada tahun-tahun sebelumnya, hajat tahunan PCINU Mesir ini hanya dibuka untuk marhalah dan sekadar mengundang afiliatif-afiliatif lain yang berada di Mesir seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Wathan, Persis, dan lain-lain.

“Terima kasih kepada para peserta dan pihak pendukung NU Games tahun ini. Walaupun masih dalam kondisi pandemi, kita masih dapat menyelenggarakan acara masif dengan standar protokol kesehatan yang kita wajibkan kepada hadirin,” ujar koordinator Lembaga Kaderisasi NU Mesir, Fariz Baity. ”Penasaran siapa juara umum NU Games 2020? Saksikan di acara puncak Konfercab XI PCINU Mesir nanti tanggal 10 November,” tambahnya.

 

ShareTweetSend
numesir

numesir

Akun tim redaksi numesir.net 2022-2024. Dikelola oleh Divisi Website Lembaga Ta’lif wa Nasyr (LTN) PCINU Mesir.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Muktamar Menes 1938: Tonggak Awal Emansipasi Perempuan Nahdliyin (1)

Muktamar Menes 1938: Tonggak Awal Emansipasi Perempuan Nahdliyin (1)

26 August 2026
Krisis Identitas di Era Kemerdekaan

Krisis Identitas di Era Kemerdekaan

18 August 2024
Hasil Bahtsul Masail Kubro dengan Tema Childfree dan Remisi Narapidana Korupsi

Hasil Bahtsul Masail Kubro dengan Tema Childfree dan Remisi Narapidana Korupsi

18 November 2021

Deradikalisasi Ekstrimis dan Kamuflase Sekularis

18 October 2018
Mengenal Budaya dan Literasi Alumni al-Azhar

Mengenal Budaya dan Literasi Alumni al-Azhar

17 September 2021
Syekh Ibrahim Al-Houdhoud Dalam Acara Maulid dan Haul Ulama Nusantara PCINU Mesir

Gandeng MDS-Fordaf, PCINU Mesir Gelar Maulid Nabi Bersama Mantan Rektor Al-Azhar

7 September 2026
Muktamar Menes 1938: Tonggak Awal Emansipasi Perempuan Nahdliyin (1)

Muktamar Menes 1938: Tonggak Awal Emansipasi Perempuan Nahdliyin (1)

26 August 2026

Sebagai Bentuk Kepedulian, PCINU Mesir Gelar Istigasah Kubra untuk Sumatera

10 December 2025
NU Care-Lazisnu Kirim Tiga Kontainer Bantuan Kemanusiaan ke Perbatasan Gaza

NU Care-Lazisnu Kirim Tiga Kontainer Bantuan Kemanusiaan ke Perbatasan Gaza

10 December 2025
Menyambangi Nahdliyyin Mesir, Gus Ulil Tekankan Pentingnya Sebuah Peradaban

Menyambangi Nahdliyyin Mesir, Gus Ulil Tekankan Pentingnya Sebuah Peradaban

25 September 2025

Numesri.net putih

Tentang Kami | Kontak | Redaksi | Kirim Tulisan

Ikuti juga sosial media kami

  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Sejarah
  • Kajian
  • Tokoh
  • Ubuddiyah
  • Terjemah