Demi kesuksesan programnya, pengurus Akademi Ilmu Alat (AKILA) menggelar orientasi untuk seluruh siswanya pada Senin (16/8) di Sekretariat PCINU Mesir Ad-Darrasah. Dalam orientasi ini pengurus AKILA menjelaskan sistem, tata tertib, dan pengajar dalam waktu satu tahun ke depan.
Sebelum memberi penjelasan terkait sistem, Kepala Sekolah AKILA Syahrian Najah mengingatkan agar seluruh siswa benar-benar serius dalam mengikuti pembelajaran AKILA.
“Kita (pengurus AKILA) telah berjuang melimpahkan segala tenaga, waktu, dan pikiran untuk menyiapkan AKILA. Jadi, tolong teman-teman AKILA benar-benar serius dan penuh tanggung jawab dalam menempuh pendidikan setahun ke depan.”, ujar Syahrian dalam sambutannya. Selain Kepala Sekolah AKILA, Ketua ANSOR dan FATAYAT selaku penggagas sekaligus eksekutor AKILA turut memberikan sambutan.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan orientasi untuk seluruh siswa. Dalam orientasi tersebut pengurus menjelaskan bahwa ada 3 divisi dalam kepengurusan AKILA; kurikulum, kesiswaan, sarana prasaran.
Masing-masing divisi menjelaskan programnya di AKILA sesuai dengan bidang yang ditanganinya. Divisi kurikulum menjelaskan terkait sistem pembelajaran, kurikulum, standar uji kompetensi, dan sistem ujian selama setahun ke depan. Untuk ujian, akan dilaksanakan setiap 15 kali pertemuan.
Sementara itu, divisi kesiswaan menjelaskan bahwa jika ada keluhan selama proses pembelajaran bisa menyampaikan pada divisi ini.
Divisi sarana-prasarana memberi penjelasan terkait waktu dan tempat yang akan menjadi kelas bagi para siswa.
Setelah penjelasan terkait sistem, semua siswa dikelompokkan berdasarkan kelasnya masing-masing untuk memilih ketua kelas. Dalam AKILA sendiri terdapat 5 prodi. Masing-masing prodi dibagi menjadi dua: kelas laki-laki dan perempuan. Sehingga, terdapat 10 kelas untuk seluruh siswa AKILA.
Tak ketinggalan, sebelum acara berakhir Ketua Umum Tanfidziah PCINU Mesir Rikza Aufarul Umam turut memberikan sambutan kepada seluruh peserta orientasi. Setelah acara ditutup, seluruh peserta orientasi mengikuti sesi ramah tamah.
Reporter: Arinal Haq
Editor: Muhid Rahman











