Numesir
  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Ubuddiyah
  • Sejarah
    • Kajian
      • Kajian Lakpesdam
    • Tokoh
    • Terjemah
    • Resensi
No Result
View All Result
NU Mesir
  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Ubuddiyah
  • Sejarah
    • Kajian
      • Kajian Lakpesdam
    • Tokoh
    • Terjemah
    • Resensi
No Result
View All Result
NU Mesir
No Result
View All Result
Home Warta

Semarak Ngaji Fatayat; Antusiasme Memahami Persoalan Perempuan antara Islam dan Barat

numesir by numesir
6 August 2021
in Warta
0
0
SHARES
68
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

 

Setelah mengkhatamkan Fatâwâ al-Mar’ah karangan Syekh Ali Jumah, PCI Fatayat NU Mesir kembali mengadakan kajian kitab rutinan berjudul al-Mar’ah bayn Tughyân al-Nizhâm al-Gharbiy wa Lathâ’if al-Tasyrî’ al-Rabbâniy karya Syekh al-Buthi.

Pengajian digelar pertama kali pada Rabu, 04 Agustus 2021. Peserta kajian kitab ini mulai memadati Sekretariat PCINU Mesir Darrasah sejak pukul 16.00 WLK. Tercatat dalam absensi, 89 Masisirwati mengikuti kajian ini secara tatap muka. Kajian ini juga disiarkan secara daring di akun Instagram Fatayat dan dihadiri oleh sejumlah sahabat Fatayat dari berbagai negara.

Kajian kitab Syekh al-Buthi ini, selain disambut hangat oleh anggota Fatayat Mesir, sebagian besar anggota Fatayat luar Mesir pun turut antusias.

“… Kita menghubungi beberapa kontak PCI Fatayat, di antaranya PCI Fatayat NU Azerbaijan, Malaysia, Jepang dan Pakistan,” tutur ketua Fatayat.

Selain disebar di seluruh grup PCINU Mesir, info kajian juga disebar melalui akun-akun media sosial Fatayat, selain grup khusus pengajian kitab

“Di Instagram juga kita sebarluaskan. Untuk teman-teman di negara manapun yang ingin gabung mengaji, kita menyediakan grup WhatsApp untuk men-share¬ informasi sekaligus menjadi tempat silaturahmi teman-teman Fatayat di seluruh dunia,” ungkap Tanzila Feby, ketua Fatayat periode 2020-2021 sekaligus muqri’ah kitab pada ngaji pertama.

Pada pertemuan pertama ini, Alfan Humaidy, Lc., Dipl. (Cak Sewu) selaku pengampu kajian menjelaskan bagian mukadimah secara gamblang dan menarik. Beliau menceritakan biografi Syekh al-Buthi sebagai pembuka pengajian, kemudian menerangkan mukadimah diselingi dengan kisah-kisah informatif plus humor sederhana. Cak Sewu juga memaparkan pentingnya memahami fikih sebagai perpaduan hasil ijtihad para ulama terhadap dalil-dalil, dengan waqi’ atau realita yang ada. Sehingga, berbicara tentang fikih berarti berbicara juga tentang zaman, kondisi dan situasi ketika wahyu diturunkan.

Hal ini selaras dengan apa yang dipaparkan Syekh al-Buthi dalam mukadimahnya. Beliau memberi contoh mengenai poligami yang dianggap mendiskreditkan perempuan pada saat ini. Islam dianggap zalim terhadap perempuan. Padahal, untuk memahami hukum poligami, kita harus melihat realita yang ada pada bangsa Arab Jahiliyah 14 abad yang lalu. Pembatasan menikahi 4 perempuan justru sebuah solusi yang diusung oleh Islam terhadap fakta bolehnya laki-laki menikahi berapapun perempuan ketika zaman itu.

Dalam mukadimah, Syekh al-Buthi juga memaparkan sebab isu diskriminasi perempuan dalam Islam yang justru akhir-akhir ini baru muncul. Beliau berargumentasi bahwa Islam terlepas dari tuduhan-tuduhan yang dilontarkan Barat terhadap persoalan diskriminasi perempuan dengan rinci, tegas dan elegan.

Kajian kitab ini berlangsung hingga azan magrib berkumandang, kemudian diakhiri dengan doa dan shalawat bersama-sama.

Tags: al-Buthifatayat
ShareTweetSend
numesir

numesir

Akun tim redaksi numesir.net 2022-2024. Dikelola oleh Divisi Website Lembaga Ta’lif wa Nasyr (LTN) PCINU Mesir.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rayakan Momen Idulfitri, PCINU Mesir adakan Halalbihalal dan Pesta Nahdliyin

Rayakan Momen Idulfitri, PCINU Mesir adakan Halalbihalal dan Pesta Nahdliyin

21 April 2024
Karakteristik Nalar Arab

Karakteristik Nalar Arab

20 July 2021
Neo-Salafisme Wahabi; Dilema Pengusung Ultra-tekstualisme Agama

Resolusi Jihad: Dulu dan untuk Kini(?)

21 October 2018
Sayidah Aisyah Ra. dari Sisi Lain

Sayidah Aisyah Ra. dari Sisi Lain

15 April 2020
Ramadan dan Takwa

Ramadan dan Takwa

21 May 2020

Sebagai Bentuk Kepedulian, PCINU Mesir Gelar Istigasah Kubra untuk Sumatera

10 December 2025
NU Care-Lazisnu Kirim Tiga Kontainer Bantuan Kemanusiaan ke Perbatasan Gaza

NU Care-Lazisnu Kirim Tiga Kontainer Bantuan Kemanusiaan ke Perbatasan Gaza

10 December 2025
Menyambangi Nahdliyyin Mesir, Gus Ulil Tekankan Pentingnya Sebuah Peradaban

Menyambangi Nahdliyyin Mesir, Gus Ulil Tekankan Pentingnya Sebuah Peradaban

25 September 2025
Bertemu Menteri Wakaf Mesir, PBNU Kokohkan Kemitraan Strategis

Bertemu Menteri Wakaf Mesir, PBNU Kokohkan Kemitraan Strategis

25 September 2025
Bukti Nyata Diplomasi Budaya, ISHARI NU Mesir Tampil Memukau pada Acara Muktamar Internasional

Bukti Nyata Diplomasi Budaya, ISHARI NU Mesir Tampil Memukau pada Acara Muktamar Internasional

16 September 2025

Numesri.net putih

Tentang Kami | Kontak | Redaksi | Kirim Tulisan

Ikuti juga sosial media kami

  • Profil
  • Warta
  • Opini
  • Kolom
  • Internasional
  • Sejarah
  • Kajian
  • Tokoh
  • Ubuddiyah
  • Terjemah