Kairo, numesir.net
Research Center (RC), sebuah lembaga penelitian di tubuh PCINU Mesir kembali beroperasi setelah hiatus selama empat tahun. Pada awalnya, RC merupakan lembaga riset di bawah naungan Lakpesdam (Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia). RC memisahkan diri menjadi lembaga independen pada 2012 silam.
Kembalinya lembaga riset PCINU Mesir ditandai dengan Peluncuran Hasil Penelitian Research Center (21/10) di Auditorium KAHHA PCINU Mesir. Di hadapan dua puluh enam (26) tamu undangan, RC memublikasikan dua proyek penelitian perdana pasca-hiatus.
Proyek penelitian pertama berjudul Pengaruh Keikutsertaan Mahasiswa al-Azhar Tahun Ajaran 2020/2021 dalam Bimbel Senat terhadap Prestasi Akademik. Dalam mengumpulkan data, Tim RC mengirim pesan pribadi melalui WhatsApp. Untuk meminimalisir pemalsuan jawaban, Tim RC memberi waktu selama lima menit untuk menjawab pertanyaan kuesioner yang disebar dalam bentuk form Google.
Dalam proyek kedua, RC berusaha menggali Pengaruh Migrasi Masisir ke Darrasah terhadap Produktivitas Belajar. Masisir yang dimaksud di proyek kedua ialah anggota aktif Rumah Syariah (RSa), sebuah rumah binaan belajar yang diampu oleh beberapa senior di Masisir.
Karena terbatas pada 27 anggota RSa, hasil penelitian proyek kedua memang tidak bisa digeneralisir ke semua Masisir. Pemilihan RSa sebagai objek penelitian disebabkan sulitnya mencari responden maupun data yang akurat terkait jumlah perpindahan ke Darrasah. Kesulitan pencarian data ini mendorong Tim RC untuk mempersempit objek kajian sebagaimana tersebut di muka.
Meskipun begitu, penelitian yang dikaji menggunakan metode kuantitatif dan deskriptif ini layak diapresiasi karena dapat memublikasikan dua proyek sekaligus setelah empat tahun hiatus.
“Ini satu langkah yang, mungkin bagi saya bisa diapresiasi karena kita baru pertama kali muncul lagi dan langsung dipublish. Dan setelah ini, kita juga sudah siap untuk proyek yang lebih luas lagi,” terang Achmad Zainulloh Hamid, Lc., Ketua Lembaga Research Center.
Dalam sambutannya, Zen (sapaan akrabnya) berharap hasil penelitian yang digarap selama satu bulan setengah ini dapat bermanfaat bagi KBRI dan PPMI dalam menangani kepadatan Masisir yang tinggal di Darrasah.
Sebagai lembaga riset satu-satunya di Masisir, RC berharap Masisir bisa lebih akrab dengan data dalam menyikapi berbagai persoalan sehari-hari.
“Tujuannya agar Masisir lebih melek data dan tidak hanya wacana saja. Seperti ketika ada suatu permasalahan, jadi kita ngga cuman bawa wacana aja, tapi kita juga punya data,” pesannya.
Pada proyek selanjutnya, RC akan membahas tingkat kepuasan Masisir terhadap wisuda.
Reporter: Dilla
Editor: Hamidatul Hasanah











